Melihat permasalahan kesehatan pada peserta didik yang sangat kompleks dan bervariasi. Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M) merupakan salah satu wadah strategis untuk menangani permasalahan kesehatan yang ada di lingkungan sekolah.
Namun beberapa tahun terakhir kondisi UKS/M mengalami stagnasi, dikarenakan adanya SOTK baru dan kurangnya koordinasi Tim Pembina Kabupaten. Dalam rangka memantapkan koordinasi dan pelaksanaan UKS/M untuk itu Dinkes Rembang melalui Bidang Kesmas melaksanakan kegiatan Orientasi bagi Tim pembina UKS/M tingkat Kabupaten Rembang.
Kegiatan Orientasi bertempat di Ballroom Fave Hotel Rembang, dilakukan selama dua hari Rabu dan Kamis (09-10/08/2017). Dengan peserta 17 petugas UKS dari Puskesmas, Ka UPT Pendidikan Kecamatan se Kabupaten Rembang, dan lintas sektor terkait. Selain itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang juga hadir bersama dua Narasumber dari Dinkes Prov Jateng, serta satu Narasumber dari Dinkes Rembang.
Dalam kegiatan Orientasi Kasie Promkes dan Pemberdayaan Kesehatan Sarwoko Mugiono,SKM yang juga selaku ketua panitia, menyampaikan laporan terkait tujuan dari kegiatan orientasi tim pembina UKS/M tingkat Kabupaten Rembang.


“kegiatan orientasi ini bertujuan supaya tim pembina UKS/M kabupaten maupun petugas UKS mampu membina, mengembangkan, dan menggerakkan implementasi Trias UKS, serta para peserta memahami jenis-jenis dan tahapan dalam pelaksanaan kegiatan model sekolah/madrasah sehat”jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang dr.Ali Syofii memberikan arahan supaya UKS/M di Kabupaten Rembang lebih difungsikan dan dikembangkan lebih baik lagi.
“bagi pembina dan petugas UKS/M Puskesmas, agar UKS/M di Kabupaten Rembang lebih di fungsikan kembali dan dikembangkan lebih baik lagi, harapan saya minimal 1 Puskesmas mempunyai 1 model sekolah sehat diwilayahnya”ungkap beliau.
Selain hal tersebut, beliau juga menambahkan untuk para petugas UKS/M dalam melakukan penjaringan kesehatan dan pemeriksaan berkala terhadap siswa/siswi disekolah/madrasah agar lebih mendalam lagi.
“dari sisi penjaringan maupun pemeriksaan secara berkala para petugas UKS saya minta supaya dilakukan lebih detail, jadi tidak hanya pemeriksaan antropometri (pengukuran tubuh) saja, kalau ditemukan masalah kesehatan di lingkungan sekolah untuk segera diintervensi sedini mungkin”imbunya dalam akhir sambutan.
Sedangkan Buang Maryuki, Amd selaku Narasumber dari Dinkes Prov Jateng, memberikan materi terkait dengan penguatan pelaksanaan UKS/M di tingkat dasar dan lanjutan serta pengembangan model sekolah sehat.
Di sela-sela paparan, para peserta diajak untuk melakukan senam peregangan supaya tetap fokus dan tetap bugar saat menerima materi yang diberikan.
Dilanjutkan Pujowati, SKM,M.PH memberikan materi tentang pelaksanaan gerakan literasi kesehatan di sekolah dan penanaman pendidikan ketrampilan hidup sehat.
Harapannya supaya kemampuan dan ketrampilan Tim Pembina maupun Petugas UKS/M lebih meningkat dan terkoordinasi Tim Pembina UKS Kabupaten menjadi lebih solid lagi sesuai tupoksi masing-masing sektor.
Selain itu kegiatan pembinaan kegiatan UKS lebih terintegrasi yang diwujudkan dalam bentuk model sekolah sehat dimana ditargetkan minimal ada satu model sekolah sehat di Kabupaten Rembang.
#SeksiePromkesdanPemberdayaanDinkesRbg

There are no comments yet.

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked (*).

%d blogger menyukai ini: