Tim Verifikasi desa ODF Provinsi Jawa Tengah mendatangi Dinas Kesehatan Rembang pada Senin pagi (18/12/2017). Kedatangan Tim Verifikasi ini guna melaksanakan pra verifikasi desa ODF di Kabupaten Rembang sebagai tindaklanjut mencapai kabupaten ODF.

Penyambutan dilakukan di Aula Dinas Kesehatan Rembang oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang dan Tim verifikasi dari Kabupaten Rembang. Tim Verifikasi dari Provinsi Jawa Tengah berjumlah 21 orang yang akan terbagi menjadi 8 tim bersama tim verifikasi ODF kabupaten untuk meninjau langsung di delapan desa yang sudah ditentukan.

Delapan desa tersebut diantaranya Sumbergirang (Kecamatan Lasem), Gegunung Wetan (Kecamatan Rembang), Wuwur (Kecamatan Pancur), Sendangagung (Kecamatan Kaliori), Segoromulyo (Kecamatan Pamotan), Kaliombo (Kecamatan Sulang), dan Tegaldowo (Kecamatan Gunem).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang dr. Ali Syofii berharap dengan adanya tim verifikasi dari Provinsi Jawa Tengah bisa membantu Tim Verifikasi desa ODF kabupaten Rembang dalam verifikasi desa ODF dan memberikan mengedukasi kepada masyarakat yang masih BABS dan belum menggunakan jamban sehat.

“Penyambutan Tim Verifikasi Desa ODF dari Provinsi Jawa Tengah dilanjutkan dengan paparan dari Kadinkes Rembang dr.Ali Syofii”

“tentunya kami berharap dengan hadirnya Tim Verifikasi Desa ODF dari Provinsi ini dapat membantu Tim verifikasi desa ODF Kabupaten dalam verifikasi atau melihat langsung kondisi desa ODF, sehingga dapat tercapai Kabupaten Rembang ODF, disamping itu Tim Verifikasi juga kami minta untuk terus mengedukasi masyarakat Rembang yang masih BABS dan belum memiliki jamban sehat”ungkap dr.Ali.

Begitu pula disampaikan oleh Ketua Tim Verifikasi dari Provinsi, I Made Dewa, SKM, MKes, Khusus untuk Kabupaten Rembang untuk tetap meningkatkan kualitas jambannya meskipun dalam kondisi sederhana, namun masyarakat harus tetap sehat.

“kami mewakili Tim Verifikasi desa ODF Provinsi Jawa Tengah berharap khusus di Kabupaten Rembang agar tetap meningkatkan kualitas akses jamban yang ada dirumah warga, meskipun jamban dalam kondisi sederhana masyarakat harus diedukasi supaya tetap menjaga kesehatan lingkungan maupun keluarganya sendiri”terang Dewa.

Dalam mewujudkan Kabupaten Rembang menjadi kabupaten ODF tentu sangat tidak mudah, membutuhkan waktu, kerja keras, dan berbagai langkah yang luar biasa dalam mengedukasi masyarakat supaya masyarakat mau dan mampu untuk Stop Buang Air Besar Sembarangan dan menggunakan jamban yang sehat.

There are no comments yet.

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked (*).

%d blogger menyukai ini: