Pemerintah Kabupaten Rembang melalui Dinas Kesehatan Rembang akan terus berupaya dalam meningkatkan kualitas kesehatan yang dimulai dari keluarga sesuai dengan Program Indonesia Sehat melalui pendekatan keluarga dan melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).

Salah satu upaya pemkab Rembang dalam pendekatan keluarga dan Germas yaitu menekan kebiasaan buruk warga masyarakat yang masih Buang Air Besar Sembarangan (BABS) atau Open Defecation Free (ODF). Dari yang semula ada 101 desa hingga saat ini berhasil ditekan sebanyak 77 desa, jadi tinggal 24 desa lagi.

“Penyerahan Penghargaan Oleh Bupati Rembang didampingi Kadinkes Rembang dr.Ali Syofii”

Pada saat upacara HKN ke-53 empat Kecamatan menerima penghargaan secara simbolis dari Bupati Rembang yang didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Rembang dr. Ali Syofii setelah tahun ini menjadikan desa di wilayahnya Stop BABS. Keempat kecamatan itu yakni Kecamatan Lasem, Kecamatan Pancur, Kecamatan Sedan dan Kecamatan Bulu.

 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang, dr. Ali Syofii menambahkan menindaklanjuti petunjuk dari Bupati, desa- desa yang belum deklarasi ODF akan ada penanganan khusus. Harapannya akhir tahun bisa selesai semua.

“Sisa desa yang belum ODF nanti sesuai arahan dari Pak Bupati akan kita lakukan streshing khusus. Sehingga bisa dipercepat, terutama di wilayah yang masih belum dituntaskan yaitu di Kragan, Sarang, dan Sumber”terangnya.

Selain itu mengenai permasalahan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) diKabupaten Rembang, Dinas Kesehatan akan terus berupaya dengan melakukan pelatihan-pelatihan terhadap tenaga kesehatan dan peningkatan pengetahuannya, sehingga akan lebih profesional.

“pihak kami (Dinkes) akan terus berupaya untuk menekan AKI dan AKB di Kabupaten Rembang, tentunya dengan memberikan pelatihan-pelatihan kepada tenaga kesehatan khususnya bidan kita dan peningkatan pengetahuan sehingga akan lebih profesional dalam melayani kesehatan Ibu dan anak”jelasnya.

Lanjut dr. Ali Syofii “kemudian disamping itu kita juga mengedepankan aspek promotif preventif terkait dengan AKI dan AKB di Kabupaten Rembang sesuai dengan Program Indonesia Sehat melalui Pendekatan Keluarga (PIS-PK) yang telah menjadi kebijakan Pemerintah Pusat”pungkasnya usai anjangsana bersama rombongan Bupati dan Wakil Bupati Rembang ke RSUD dr.R.Soetrasno Rembang,Senin pagi (13/10/2017).

(HumasDinkesRbg)

There are no comments yet.

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked (*).

%d blogger menyukai ini: