Belum lama ini Tim keamanan pangan dari Dinas Kesehatan Rembang pada Rabu sore (18/04) melakukan sidak makanan dan minuman ke sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) di Alun-alun Kota Rembang.

“Tim pengawasan pangan saat melakukan penyisiran dan mengecek produk yang dijual oleh Pedagang Kaki Lima di Alun-alun kota Rembang”

Kasie Farmalkes Dinkes Rembang Soesi Haryanti bersama 2 orang petugas dan didampingi oleh Ketua Paguyuban Jumadi turun langsung untuk menyisir warung-warung makan dan minuman yang berada di pinggiran jalan alun-alun Kota Rembang.

Dikonfirmasi oleh Tim Humas Dinkes Rembang Soesi menjelaskan sidak ini lebih ke pengawasan dan pemberian edukasi kepada pedagang  memberikan peringatan jika ada bahan olahan makanan atau minuman yang tidak layak untuk dikonsumsi.

“pada sidak ini kami bermaksud untuk melakukan pengawasan dan memberikan edukasi kepada para pedagang kaki lima, lantas kami juga membeli bahan makanan dan minuman yang dijual untuk dilakukan uji laboratorium. Kami pun juga  menekankan serta mengingatkan kepada PKL supaya bahan olahan yang dijual harus layak untuk dikonsumsi oleh masyarakat”jelas Soesi.

Dari hasil penyisiran oleh petugas, masih dijumpai sejumlah pedagang menggunakan es batu balok yang dicampur dengan minuman. Selain itu ada beberapa makanan ringan seperti stik yang menyalahi aturan izin pangan industry rumah tangga.

“setelah kami lakukan penyisiran masih banyak kami jumpai pedagang yang menggunakan es batu balok, saat itu juga kami langsung memberikan peringatan supaya mengganti dengan es batu yang berasal dari sumber air terpercaya, biasanya es batu yang tidak layak disajikan dalam bentuk pecahan, sedangkan es batu yang baik memiliki bentuk seragam, Selain itu cemilan ringan seperti stik yang menyalahi aturan ijin edar, kita beli agar tidak dijual kembali”terang Soesi.

“pemberian edukasi kepada pedagang yang dilakukan oleh Kasie Farmalkes Dinkes Rembang Soesi Haryanti”

Diharapkan masyarakat sebagai konsumen yang cerdas lebih berhati-hati dan teliti dalam memilih dan mengkonsumsi makanan ataupun campuran es batu yang digunakan oleh pedagang itu berasal dari air minum yang layak diminum atau tidak dan tentunya sudah melalui proses pemasakan yang baik.

Ketua Paguyuban PKL Alun-Alun Rembang Jumadi menyampaikan rasa terimakasih dan akan mendukung tim pengawasan pangan dari pihak Pemerintah Kabupaten Rembang melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang untuk melakukan pengawasan makanan dan minuman secara berkala.

“tentunya dengan adanya kegiatan seperti ini saya sangat salut dan berterimakasih kepada Pemkab Rembang khususnya tim Pengawasan pangan dari dinas Kesehatan yang secara langsung meninjau dan memberikan pengetahuan masalah makanan dan minuman yang sehat dan layak untuk dikonsumsi kepada para PKL, dan saya akan sangat mendukung jika kegiatan ini dilakukan secara terus menerus”ungkap Jumadi.

Kedepannya tim pengawasan pangan secara kontinyu akan terus melakukan pengawasan dan pengecekan terhadap peredaran makanan dan minuman yang dijual oleh PKL di Alun-alun Kota Rembang. (HumasDinkesRbg)

There are no comments yet.

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked (*).

%d blogger menyukai ini: