Kegiatan pengumpulan data, analisis, serta analisis data secara sistematis dan terus menerus / Surveilans faktor risiko penyakit tidak menular (FR PTM) merupakan bagian penting dalam upaya pengendalian penyakit tidak menular.

“Petugas Survailans sedang memperhatikan dan memahami arahan dari Narasumber”

Dalam meningkatkan kapasitas Petugas Surveilans PTM Puskesmas di Kabupaten Rembang dalam hal pelaporan, Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang melalui Seksie P2PTM dan Keswa Bidang P2 melaksanakan pertemuan surveilans PTM berbasis Web pada Selasa pagi (21/11/2017).

“Kabid P2 Dinkes Rembang Aris Suryono membuka acara peretemuan survailans berbasis web di RM Pondok Asri”

Pertemuan surveilans PTM berbasis web dibuka langsung oleh Kabid P2 Aris Suryono,SKM. Pada kesempatan tersebut Aris Suryono menekankan kepada petugas survailans PTM untuk menginput data pada web based yang telah tersedia secara sistematis dan terus-menerus.

“kami menuturkan kepada seluruh petugas survailans PTM secara rutin dan sitematis menginput data posbindu PTM pada web based, supaya tersedia data dan informasinya bagi pengembangan dan penguatan program pengendalian PTM di Kabupaten Rembang”tutur Aris Suryono saat membuka acara pertemuan surveilans berbasis web di RM.Pondok Asri.

“Saling belajar dan berdiskusi untuk mempraktekkan langsung cara menginput data lewat Web Based”

Sementara itu Narasumber dari Dinkes Prov.Jateng Tri Wahju Utami yang akrab dipanggil Elly menyampaikan materi mengenai portal PTM, tutorial penggunaan aplikasi Surveilans PTM berbasis Posbindu, dan Tutorial pengisian aplikasi e-monev.

“Tri Wahju Utami saat (Narasumber) memberikan materi kepada para petugas survailans”

Sedangkan Kasie P2PTM Mushlihah,SKM,MKes berharap dengan adanya pertemuan ini dapat dimafaatkan dengan sebaik-baiknya oleh petugas Survailans PTM baik yang di Puskesmas maupun yang ada di Kabupaten. Selain itu, kondisi riil fakor risiko di masyarakat di Kabupaten Rembang dapat diketahui secara akurat, lengkap, dan terupdate.

Kasie P2PTM Mushlihah (kiri) : “harus diikuti dengan sebaik-baiknya dan harus saling berdiskusi untuk mencari solusi”

Sehingga masyarakat dapat mawas diri menuju perilaku hidup sehat, dengan perilaku CERDIK, yaitu Cek Kesehatan secara berkala, Enyahkan Asap Rokok, rajin aktivitas fisik, Diet yang sehat, Istirahat yang cukup, dan kelola stress.

 

 

There are no comments yet.

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked (*).

%d blogger menyukai ini: