Pelaksanaan Posbindu PTM di Desa Jatimudo, Sulang disambut dengan penuh antusias oleh warga

Semakin betambahnya tahun Penyakit Tidak Menular (PTM) menjadi penyebab utama kematian secara global. Berdasarkan data dari P2PTM Kemenkes RI menunjukkan bahwa penyakit tidak menular telah menyebabkan lebih dari 40 juta orang meninggal di seluruh dunia dalam satu tahun. WHO mengatakan, 7 dari 10 kematian global disebabkan oleh penyakit jantung, kanker, diabetes, pernapasan dan penyakit tidak menular lainnya. Dari jumlah tersebut, data menunjukkan 17 juta orang meninggal dini, sebagian besar antara umur 30 dan 70 tahun. Sebagian besar kematian terjadi di negara berpendapatan rendah. Untuk menekan kasus kematian akibat PTM maka pemerintah secara nasional mencanangkan program posbindu PTM yang diselenggarakan pada setiap desa di seluruh wilayah Indonesia.

Posbindu PTM (Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular) merupakan kegiatan pengendalian faktor risiko PTM melalui pemberdayaan masyarakat. Tujuan posbindu PTM yaitu menjangkau masyarakat yang merasa sehat dapat dideteksi faktor risiko PTM-nya sedini mungkin dan dilakukan upaya intervensi untuk memodifikasi perilaku. Sasaran Posbindu PTM cukup luas mencakup semua masyarakat usia 15 tahun ke atas baik masyarakat dengan kondisi sehat, masyarakat beresiko maupun masyarakat dengan kasus PTM.

Kegiatan Posbindu PTM di wilayah kerja UPT Puskesmas Sulang dilaksanakan setiap satu bulan sekali di seluruh desa di Kecamatan Sulang yang berjumlah 21 desa. Salah satu pelaksanaan Posbindu PTM yaitu di Desa Jatimudo yang diselenggarakan setiap tanggal 18 setiap bulannya. Kegiatan Posbindu PTM disambut oleh masyarakat Desa Jatimudo dengan penuh antusias. Kegiatan ini dikoordinir oleh Bidan Desa Jatimudo yang bekerjsama dengan dokter, perawat dan petugas keseatan lainnya serta kader posbindu.

Alur pelayanan Posbindu PTM di Desa Jatimudo diawali dengan peserta posbindu PTM mendaftarkan diri ke kader dengan menunjukkan kartu BPJS untuk dilakukan pencatatan. Kedua, melakukan pengukuran berat badan (BB), tinggi badan (TB), dan lingkar perut oleh kader. Ketiga, melakukan pengecekan kesehatan meliputi pengukuran tekanan darah, pemeriksaan kadar gula darah, asam urat dan kolesterol oleh tenaga kesehatan. Keempat melakukan pencatatan dan pelaporan hasil pengecekan kesehatan. Kelima, peserta mengisi daftar hadir dengan menuliskan nama serta tanda tangan pada lembar daftar hadir.

Kegiatan Posbindu PTM ini hanya untuk mendeteksi faktor risiko penyakit tidak menular, tidak sampai ke pengobatan secara lengkap. Namun apabila ditemukan hasil pemeriksaan peserta yang tidak normal maka akan diberi rekomendasi untuk melakukan kontrol ke UPT Puskesmas Sulang. Kegiatan Posbindu PTM  ini diharapakan dapat memotivasi masyarakat khususnya masyarakat Desa Jatimudo agar lebih sadar akan pentingnya mencegah daripada mengobati terutama mencegah terjadinya penyakit tidak menular seperti diabetes melitus dan hipertensi. (dh/promkes/sulang)



Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: